Aksi saling sindir yang dilakukan perusahaan teknologi dalam iklan
sepertinya sudah menjadi hal yang lumrah saat ini, seperti Apple dan
Samsung. Aksi saling sindir itu juga berlaku pada layanan pesan instan.
Baru-baru
ini layanan pesan instan WeChat asal Tiongkok, meluncurkan iklan video
terbarunya untuk didistribusikan di Afrika Selatan. Yang menarik dalam
iklan ini, WeChat seolah menyindir pendiri dan CEO Facebook Mark
Zuckerberg, yang kini juga memiliki perusahaan aplikasi pesan instan
WhatsApp.
Dalam iklan video yang berdurasi sekitar 30 detik itu,
dikisahkan seorang remaja pria bernama Mark sedang berkonsultasi dengan
psikiater.
"Sayalah yang menciptakan jejaring sosial, tapi kenapa sekarang justru teman-teman saya tak mau lagi menjadi kontak (unfriend)?" curhat tokoh Mark dalam iklan tersebut.
WeChat
tidak secara spesifik menyebut bahwa tokoh remaja pria itu adalah Mark
Zuckerberg, wajahnya pun tidak diperlihatkan. Namun, tokoh Mark yang
ditampilkan seolah menggambarkan karakter CEO Facebook. Misalnya, rambut
coklat bergelombang, celana jins, dan sandal merek Adidas yang sering
dipakai Zuckerberg.
Sang psikiater kemudian memanggil pelayannya
untuk mengambil ponsel pintar, dan menyarankan Mark menggunakan WeChat.
Alasannya, dalam layanan pesan instan itu terdapat fitur Friends Radar
yang bisa mendeteksi pengguna WeChat di sekitar pengguna.
Facebook sebenarnya telah memiliki fitur serupa yang baru diluncurkan pada April 2014 untuk aplikasi mobile Facebook. Fitur itu diberi nama Nearby Friends.
Hingga kini, WeChat telah memiliki sekitar 355 juta pengguna aktif bulanan, menurut laporan The Wall Street Journal.
WeChat sejatinya bersaing ketat dengan WhatsApp, sebuah aplikasi pesan
instan paling populer dengan 500 juta pengguna aktif yang telah dibeli
Facebook pada Februari 2014 seharga 19 miliar dollar AS.


Posting Komentar