Hackathon Jakarta atau #HACKJAK telah selesai digelar akhir minggu lalu,
26-27 April 2014, di Jakarta. Kompetisi ini mengajak para pengembang
aplikasi (developer) untuk mengembangkan aplikasi berbasis dua
jenis Open Data yang disediakan oleh Pemprov DKI Jakarta, yaitu data
trayek angkutan umum darat dan APBD 2014.
Aplikasi-aplikasi yang
dihasilkan dari kompetisi ini diharapkan mampu mendayagunakan dua jenis
Open Data tersebut sehingga memberi manfaat langsung bagi masyarakat,
disamping mempermudah pengawasan kerja Pemprov DKI oleh publik.
Menurut keterangan tertulis yang diterima Kompas Tekno,
dari 200 peserta yang mendaftar di #HACKJAK, sebanyak 132 hadir di
lokasi acara dan menghasilkan 53 aplikasi. Jumlah tersebut disaring
untuk memilih empat pemenang utama dan dua juara favorit. Berikut ini
daftarnya.
Juara 1: Awasi, Pelajari Belanja Daerah (APBD)
Aplikasi
ini menyajikan informasi bagi warga yang ingin mempelajari Anggaran
Pendapatan dan Belanja Daerah dalam tampilan desain yang menarik.
Tersedia pula fitur untuk mengawasi penggunaan anggaran dan melaporkan adanya kejanggalan.
Juara 2: PANTURA
PANTURA
menampilkan data-data APBD DKI Jakarta yang bisa ditelusuri memakai
kata kunci. Publik juga dapat berkontribusi menambah data dengan cara
menyumbang hasil pantauan realisasi budget.
Bisa dengan cara
memotret, membubuhi titik koordinat, dan mengungkapkan kesan apabila
realisasi yang bersangkutan berjalan dengan baik atau butuh perhatian.
Juara 3: APPAJA
Mengangkat
tema transportasi publik, aplikasi ini dibuat untuk memudahkan warga
DKI yang akan bepergian dengan angkutan umum. APPAJA menampilkan
nama-nama angkutan yang tersedia untuk rute-rute tertentu.
APPAJA
turut memasukkan indikator tingkat kepadatan shelter Transjakarta dan
memberikan notifikasi pada penumpang apabila sudah mendekati shelter
tujuan.
Juara 4: KIRI HACK JAK
Masih dengan
tema transportasi, KIRI HACK JACK menunjukkan rute angkutan dari satu
tempat ke tempat lain. Pengguna bisa melihat angkutan umum apa saja yang
tersedia serta tempat wisata apa yang terdekat dari lokasi.
Apabila
pengguna ingin membeli sesuatu, maka aplikasi ini bisa mencarikan
lokasi penjualan barang dimaksud dengan memasukkan kata kunci.
Juara Favorit
JAK APBD
Bermaksud
membuka APBD DKI Jakarta hingga setransparan mungkin, JAK APBD
memperlihatkan perkembangan realisasi program Pemprov DKI, lengkap
dengan foto. Warga juga bisa menyalurkan aspirasi untuk pembangunan di
DKI.
WAY BEE
Aplikasi ini mengajak warga
Jakarta meninggalkan kendaraan pribadi dan beralih menggunakan bus
Transjakarta. WAYBEE menampilkan perbandingan waktu tempuh dan biaya
yang diperlukan untuk pergi ke suatu tujuan, antara memakai kendaraan
pribadi dan bus Transjakarta.
Ada juga perbandingan jumlah
kalori tubuh yang dibakar dengan memakai dua moda transportasi itu.
Pengguna bisa melaporkan kerusakan jalan yang ditemui langsung ke
Pemprov DKI.
Keempat pemenang utama berhak memperoleh hadiah uang
dengan nilai total lebih dari Rp 50 juta, sementara dua juara favorit
masing-masing mendapatkan laptop MacBook Pro 13 inci.
Aplikasi-aplikasi
pemenang dihararapkan akan dikembangkan lebih lanjut oleh Pemprov DKI
Jakarta selaku penyelenggara dan segera tersedia di toko-toko aplikasi
mobile seperti Google Play Store, Apple App Store, Windows Store, dan/
atau BlackBerry App Store sesuai pilihan platform masing-masing.
Sumber.


Posting Komentar