6 Kebiasaan yang Bisa Merusak Ponsel

Saat ini ponsel menjadi perangkat yang wajib dimiliki setiap orang. Namun masih ada pengguna yang hanya ingin menggunakan ponsel mereka tanpa mau merawatnya. Padahal, jika salah satu komponennya rusak, kinerja ponsel akan menurun.

Jika ingin memanfaatkan kegunaan ponsel secara maksimal, sebaiknya perlakukan perangkat itu dengan baik. Jika ponsel rusak, Anda juga yang akan kerepotan. Berikut langkah umum untuk menjaga ponsel Anda:

1. Tak pernah dimatikan.
Memang sepertinya jarang sekali seseorang mematikan ponsel jika sedang tidak dipakai. Padahal dengan mematikan ponsel secara teratur dapat menjaga ketahanan baterai. Sama seperti manusia, ponsel pun membutuhkan waktu istirahat agar ketahanan komponen di dalamnya terjaga.

2. Membiarkan Wi-Fi dan Bluetooth menyala.
Jika Wi-Fi dan Bluetooth dalam keadaan menyala, ponsel akan terus mencari jaringan yang bisa ditangkap. Hal ini akan menguras baterai lebih banyak. Jangan pernah lupa mematikan keduanya jika sudah tidak dipakai, terutama saat dalam perjalanan. Dengan begitu, baterai ponsel pun akan lebih awet.

3. Digunakan dalam suhu ekstrem.
Normalnya, ponsel digunakan dalam suhu ruangan, 16 hingga 30 derajat Celsius. Jangan pernah menggunakan ponsel dengan suhu ruangan di bawah 0 derajat atau di atas 35 derajat Celsius. Juga jangan biarkan ponsel terpapar sinar matahari secara langsung untuk menghindari peningkatan suhu pada mesin.

4. Dibiarkan mengisi daya semalaman.
Ini merupakan kebiasaan yang paling sering dilakukan. Alasannya: agar baterai tetap penuh ketika akan dipakai keesokan harinya. Padahal, jika dibiarkan semalaman terisi daya, baterai ponsel malah akan bocor dan rusak.

5. Menggunakan pengisi daya tidak resmi.
Pengisi daya resmi memang mahal, tapi bukan Anda bisa aman-aman saja menggunakan merek lainnya. Menggunakan pengisi daya yang tidak resmi dapat dapat merusak ponsel. Meskipun ukuran port-nya sama, voltase yang dibutuhkan setiap ponsel berbeda-beda. Jika terus digunakan akan memunculkan kerusakan dan mungkin saja baterai bisa terbakar.

6. Tidak dibersihkan.
Ponsel adalah sarang kuman. Sebuah penelitian bahkan menemukan bahwa ponsel jauh lebih kotor daripada dudukan toilet atau tempat cuci piring. Bersihkan ponsel secara rutin dengan kain yang lembut. Bila perlu, gunakan sinar ultraviolet untuk membunuh kuman dan mensterilkan ponsel Anda.
Sumber.

FB Page & Promo Palsu Kian Marak, Incar Identitas Pengguna

FB memperkirakan antara 5,5% – 11,2% atau sekitar 68 juta – 138 juta akun palsu beredar di situs mereka. Sejumlah akun palsu ini menjelma jadi pengguna atau page yang hadirkan konten fake berujung aksi tipu-tipu. Disinyalir, aksi tersebut dilakukan untuk mencuri identitas pengguna.
Satu akun, page Southwest Airlines misalnya, versi asli miliki jumlah like capai 4 juta jempol. Namun versi palsu tak kalah marak dengan like tak kurang 2.000 jempol. Page ini menjelma seolah-olah sebagai laman asli dengan gulirkan info dan promo menarik ke pengguna.
Scammers, pembuat scam meraup keuntungan dengan hadirkan sejumlah page palsu. Umumnya page palsu mengurangi jumlah karakter huruf atau menambahkan tanda atau simbol tertentu dari laman asli. Misalkan saja “McDonalds” jadi “McDonald”.
Page palsu berbagi promo fake yang memanfaatkan laman aslinya. Misalkan satu page palsu yang tawarkan promo gratis 380 Samsung Galaxy S4. Padahal, page Samsung USA resmi tidak berikan promo tersebut. Dalam beberapa menit saja, promo itu laris manis.
Tatkala pengguna FB berminat dan tertarik, mereka diwajibkan mendaftar. Alhasil, data serta informasi pribadi berhasil diperoleh scammers. Itu seperti nama, alamat, serta email. Umumnya, page palsu hanya berumur beberapa hari. Setelah ditutup atas laporan pengguna, akun itu akan muncul kembali dengan identitas dan promo yang berbeda.
Pengguna dihimbau untuk waspada akan siasat promo bodong ini. Satu cara sederhana yang bisa ditempuh yakni kroscek ke situs resmi. Jika di FB gelar promo umumnya di situs resmi terlampir pemberitahuan serupa. Jangan mudah terpancing atas iming-iming hadiah menggiurkan.

Sumber.

Main Game The Raid 2 Gratis Xbox One, Begini Caranya

Sebuah game arcade bertajuk The Raid 2 Arcade Edition diadaptasi dari film sukses The Raid 2: Berandal. Tak hanya sekadar memainkan game “jotos-jotosan”, pemainnya miliki kesempatan memenangkan Xbox One. Bagaimana caranya?
Game arcade 8 bit ini dibesut oleh pengembang eOne Entertaintment sebagai bentuk kampanye pemasaran film besutan Gareth Evans itu di Inggris. Bagi yang berminat memainkannya bisa mengunjungi laman Theraidarcade.com dan disarankan gunakan peramban Chrome.
The Raid 2 Arcade Edition hadirkan aksi pertarungan seru sejumlah karakter di film The Raid 2 meski koreografi pertarungan tidak sedahsyat aslinya. Di awal permulaan game, pemain memilih tokoh berdasar versi film seperti Rama, Baseball Bat Man, hingga Hammer Girl.
Menariknya kemudian, sang developer menjanjikan tiap pemain berkesempatan memenangkan Xbox One. Usut punya usut, mereka yang mampu meraih skor tertinggi hingga akhir bulan ini miliki peluang untuk mendapatkan konsol game keren itu.
eOne Entertaintment sendiri belum merinci secara detail bagaimana mekanisme tahapan pemberian hadiah. Tak ada salahnya bagi mereka yang ingin mencoba. Iseng-iseng saja siapa tahu miliki kesempatan memenangkan Xbox One.
The Raid 2: Berandal sendiri telah dilepas ke layar lebar beberapa waktu yang lalu. Film ini sukses besar di negeri “Abang Sam” yang mampu nongkrong di posisi 11 box office Amerika dengan raih penghasilan total Rp 16 miliar.

Sumber.

Game dari Danau Toba Finalis Imagine Cup 2014

Siapa sangka tim pengembang game yang berasal dari nun jauh Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, berhasil menjadi finalis kompetisi bergengsi yang diselenggarakan Microsoft, Imagine Cup 2014. Tim New Eleven Del, terdiri dari lima orang mahasiswa Institut Teknologi Del, Toba Samosir ini mengunggulkan game bernama Pora the Lake Rescuer.

Ini merupakan game yang bertema lingkungan hidup. Nama Pora diambil dari nama ikan Pora-pora yang hidup di Danau Toba, yang sekaligus dijadikan sebagai tokoh utama di game ini. Pora bertugas membersihkan danau dengan senjata berupa gelembung.

"Insiprasi kami berasal dari keprihatinan melihat banyaknya sampah di Danau Toba,"  kata salah satu anggota New Eleven Del, di Jakarta, Jonathan Borisman Tambun, Jumat, 11 April 2014. Adapun kampus Institut Teknologi Del berlokasi tepat di samping Danau Toba.

Berdasarkan pengamatan Tempo, grafis game cukup baik, dengan dominasi warna biru dan hijau. Latar utama permainan ini adalah suasana sekitar Danau Toba.

Gimmick yang juga menarik adalah atribut si Pora yang menggunakan ikat kepala berwarna merah putih, sesuai dengan bendera Indonesia. Unsur lokal juga diunggulkan, melalui pilihan nama tempat yang ada di Sumatera Utara, antara lain Parapat.

Jonathan mengatakan, sejak lama timnya memang berminat mengikuti Imagine Cup.  "Tahun lalu kami pernah mencoba ikut mendaftar, namun tidak lolos,"  ucap dia.

Imagine Cup merupakan kompetisi yang diselenggarakan Microsoft untuk memfasilitasi pengembang digital yang berstatus mahasiswa dan pelajar, untuk memperkenalkan karyanya ke masyarakat. (Baca: Microsoft Buka Pendaftaran Imagine Cup 2014)

Sejak digelar pertama kali pada 2003, Imagine Cup sudah diikuti oleh 1,7 juta peserta dari 190 negara. Jumlah pendaftar kompetisi ini di Indonesia mencapai 748 peserta di tahun ini. Kini di babak final, Imagine Cup menyisakan 9 peserta. (Baca: Indonesia Juara Dua Imagine Cup 2013)

Sumber.

Bug Heartbleed Juga Ancam Android Jelly Bean

Bukan hanya web situs dan akun pengguna saja yang tidak aman dari serangan bug HeartbleedGoogle melaporkan bahwa gangguan itu juga berisiko menyerang sistem operasi Android. Menurut laporan, sistem operasi Android 4.1.1 Jelly Bean adalah yang paling rentan pada serangan itu.

"Ada jutaan ponsel dan tablet yang berjalan dengan sistem operasi Android, termasuk yang berjalan dalam Samsung, HTC, dan sejumlah perangkat lainnya," kata juru bicara Google, seperti diberitakan oleh Mashable, Sabtu, 12 April 2014.

Menurut data statistik, Jelly Bean berjalan pada 34,4 persen perangkat Android. Perusahaan menjelaskan, dari 900 juta perangkat Android yang aktif di dunia ini, sekitar kurang dari 10 persen di antaranya menjadi rentan terhadap serangan bug Heartbleed.

Google kini sedang mencoba memperbaiki "kebocoran" ini dan akan segera dibagikan kepada semua mitra Android. Selain itu, Google akan mengawasi pembaruan sistem operasi Android dari produsen ponsel atau operator nikrkabel.

Bug Heartbleed ditemukan oleh peneliti keamanan Google pada Rabu lalu. Berdasarkan data, sekitar 500 ribu situs di Internet terserang bug Heartbleed. Di lain pihak, lebih dari seribu di antaranya masih dalam kondisi rentan hingga Jumat sore kemarin.

Sumber.

Penggila WhatsApp Tembus 500 Juta

- Ambisi Chief Executive Officer Facebook Mark Zuckerberg yang ingin agar pengguna WhatsApp mencapai 1 miliar tampaknya bakal segera terwujud. Dua bulan berselang setelah Facebook mengakuisisi layanan pesan instan itu, jumlah pengguna aktif WhatsApp sudah menembus 500 juta.

Saat diakuisisi pada Februari lalu, pengguna aktif WhatsApp sekitar 450 juta. "Pertumbuhan tercepat berasal dari pengguna Brasil, India, Meksiko, dan Rusia," tulis WhatsApp di blog-nya, sebagaimana dikutip CBS News, Kamis, 24 April 2014.

Jika dihitung secara statistik, per harinya jumlah pengguna WhatsApp bertambah satu juta. Ini hal yang luar biasa, mengingat jumlah karyawan WhatsApp tidak lebih dari 50 orang.

WhatsApp ternyata justru populer di luar negara asalnya, Amerika Serikat. Per harinya, sebanyak 700 juta foto dan 100 juta video terkirim lewat layanan ini. Sebagai perbandingan, media sosial populer lainnya, Twitter, jumlah penggunanya mencapai 241 juta pada akhir 2013. Namun berdasarkan penelitian, 44 persen di antaranya terbukti tidak pernah mencuit.

Pendiri dan CEO WhatsApp, Jan Koum, menyatakan sejak awal layanan tersebut mengunggulkan kesederhanaan. Dia berjanji tidak akan banyak menambah fitur dan gimmick, seperti game dan iklan mobile.

Satu-satunya fitur baru yang segera meluncur adalah pesan suara. Dalam ajang Mobile World Congress di Barcelona, Februari lalu, Koum mengatakan pesan suara akan tersedia dalam beberapa bulan mendatang. "Fitur ini tersedia gratis," katanya.

Sebelumnya, Zuckerberg mengatakan akuisisi Facebook tidak akan mengubah model layanan WhatsApp. Seperti diketahui, dari segi pemasukan, model bisnis Facebook dan WhatsApp sangat berbeda. Facebook meraup banyak pemasukan lewat iklan mobile.

Facebook menjadikan WhatsApp sebagai unit bisnis terpisah. Hal ini seperti halnya Instagram, yang berfokus sebagai aplikasi berbagi foto. Instagram sendiri diakuisisi Facebook pada 2012. Simak berita tekno lainnya di sini.


Sumber.

Advan Segera Buka 30 Experience Shop

PT Arga Mas Lestari, melalui produk Advan, sepanjang tahun ini berencana membuka 30 gerai resmi Advan Experience Shop di seluruh Indonesia. Advan Experience Shop memungkinkan konsumen mengenal produk Advan sesuai kebutuhan.

“Produk Advan memiliki segmentasi yang berbeda, perlu ada edukasi konsumen agar tidak salah pilih,” ujar Brand Manager Advan, Maulvi Wibowo, lewat siaran tertulisnya, Selasa, 1 April 2014.

Advan membagi produknya berdasarkan usia dan jenis kelamin, antara lain produk untuk anak, remaja, profesional, dan ibu-ibu. Pembagian ini selain bertujuan agar konsumen dapat memilih produk yang tepat. Melalui pelayanan experience shop diharapkan semua kebutuhan konsumen itu terpenuhi.

Experience shop yang pertama kali dibuka Advan berada di pusat perbelanjaan ITC Cempaka Mas, Jakarta Pusat. Alasan Advan memilih mal ini karena tempat tersebut merupakan salah satu pusat penjualan perangkat bergerak terbesar di Jakarta.

“Nantinya di Jakarta akan ada lima Advan Experience Shop,” kata Maulvi. Adapun nilai investasi yang dianggarkan untuk setiap gerainya mencapai Rp 300 juta.

Kehadiran gerai resmi Advan sekaligus diharapkan mampu mendongkrak angka penjualan produknya di Tanah Air. Maulvi menyebutkan, per hari, Advan Experience Shop mampu memasarkan produk antara 100-150 unit.

Advan Experience Shop diyakini mampu memacu angka penjualan produknya. Produk yang diunggulan di gerai ini adalah telepon pintar kategori kelas atas, dengan harga sekitar Rp 2 juta.

Sumber.

Sony Vaio Tap 11, Si Ramping yang Bertenaga

Pada awal tahun ini Sony secara resmi meluncurkan Sony Xperia T2 Ultra. Memiliki layar jumbo seluas 6 inci dengan ketebalan hanya 7,6 milimeter, telepon seluler pintar ini ditujukan bagi pasar berkembang.

Mungkin Anda masih ingat akan Sony Xperia T, yang diperkenalkan pada September 2012. Ponsel ini kala itu sangat populer lantaran dipakai oleh agen rahasia Inggris, James Bond, dalam film Skyfall.

Nah, Sony Xperia T2 Ultra ini adalah penerus keluarga Xperia T tersebut. Namun, dari segi fisik, desain, dan kemampuan, ponsel ini memang jauh berbeda dengan pendahulunya itu.

Yang paling kentara adalah layarnya yang berukuran XXXL beresolusi 720p dengan teknologi Triluminous LCD Display. Bandingkan dengan Xperia T milik James Bond, yang hanya berukuran layar 4,55 inci.

Sony menyebut Xperia T2 sebagai “evolusi terbaru desain ponsel pintar berlayar jembar”. Ponsel ini lebih ditujukan bagi pengguna kelas menengah. Harganya ada pada kisaran Rp 5 juta.

Meski tak termasuk sebagai ponsel papan atas, seperti keluarga Sony Xperia Z, Xperia T2 Ultra tetap mengusung fitur hiburan cukup komplet, sebut saja misalnya Sony Album, Walkman, dan Movie Apps.

Supaya layar 6 inci dapat dieksplorasi secara maksimal, Xperia T2 Ultra juga mengusung teknologi HD IPS Triluminous khas Sony, yang membuat tampilan layar terlihat lebih tajam dan jernih.

Selama sepekan terakhir, Tempo sempat mencoba Sony Xperia T2 Ultra yang bobotnya sekitar 173 gram ini. Kesan mewah tetap terpancar di ponsel menengah yang mengambil desain keluarga Xperia Z ini.

DESAIN DAN LAYAR

Sony Xperia T2 Ultra sepintas terlihat menyerupai keluarga Xperia Z. Bodinya tipis, elegan, dan tampak mewah. Perbedaan yang mencolok adalah bahan yang digunakan.

Sementara Xperia Z menggunakan bahan metal di sekelilingnya dengan kaca di bagian belakang, T2 Ultra memakai bahan plastik. Namun, lantaran plastik tersebut dibuat glossy, ia jadi terlihat seperti kaca.

Perbedaan lain dengan Xperia papan atas adalah, T2 Ultra tak dilengkapi dengan fitur tahan air dan debu. Jadi, jangan pernah mencemplungkan ponsel ini ke dalam air, karena memang tak dirancang kedap air.

Layar 6 inci T2 Ultra berjenis TFT. Resolusinya 1.280 x 720 piksel, namun sekitar 80 piksel pada bagian bawah digunakan untuk tombol virtual: Home, Multitasking, dan Back.

Layar T2 Ultra tak terlalu istimewa. Dengan resolusi 720p, memang ia tak setajam layar 1.080p. Secara sepintas, tak terlihat bedanya. Hanya, ketika membaca e-book atau file PDF, barulah terlihat perbedaannya.

PERFORMA

Xperia T2 Ultra diperkuat dengan sistem operasi Android 4.3 Jelly Bean dengan user interface buatan Sony. Multitasking, app launcher, dan installer berjalan mulus tanpa hambatan.

Di bagian belakang, Sony menyematkan kamera berkekuatan 13 megapiksel. Hasilnya cukup bagus. Tapi, bila dibandingkan dengan kamera ponsel premium seperti Galaxy S4 atau LG2, hasilnya masih kalah.

Xperia T2 Ultra yang dicoba Tempo diperkuat dengan prosesor MSM8228 quad-core. Kecepatannya 1,4 GHz dengan RAM 1 GB dan memori 8 GB, yang bisa ditambah hingga 32 GB berkat slot kartu micro-SD.

Secara keseluruhan, performa T2 Ultra memuaskan. Meski peranti keras yang diusung hanya kelas menengah, tak ada jeda saat digunakan. Begitu pula ketika bermain game, semua berjalan mulus.

Dengan baterai berkekuatan 3.000 mAh, Xperia T2 Ultra dapat digunakan seharian penuh. Berjalan di jaringan 3G, ponsel ini tahan melek hingga kurang-lebih 20 jam.

KONKLUSI

Jika Anda sedang mencari ponsel pintar dengan layar jembar, Sony Xperia T2 Ultra adalah salah satu yang terbaik di kelasnya. Desainnya yang elegan dan tipis membuat ponsel ini terasa premium.

Hanya, harganya yang di kisaran Rp 5 juta semestinya bisa lebih rendah. Sebab, peranti keras yang disuguhkan bukanlah yang terbaik. Selain itu, T2 Ultra tak dilengkapi dengan fitur tahan air dan debu.

Sumber.

Respons Pasar pada Kamera Berteknologi NFC Positif

Tahun ini, Canon, melalui PT Datascrip, menyajikan tiga model kamera yang memiliki teknologi near field communication (NFC). Jika dibandingkan dengan merek lain, Canon tergolong agak terlambat melangkah.

Menurut Marketing Manager Canon Image Communication Product PT Datascrip Angelie Ivone, fitur NFC dihadirkan seiring dengan meningkatnya jumlah pengguna ponsel cerdas.

Ivone optimistis pasar akan merespons positif kamera berteknologi NFC tersebut. "Kami targetkan penjualan ketiga kamera ini hingga akhir tahun sebanyak 9.000 unit," katanya kepada Martha Warta Silaban dari Tempo.

Berapa model kamera Canon yang dilengkapi dengan teknologi nirkabel NFC?
Kamera yang sudah diluncurkan melalui PT Datascrip dan memiliki teknologi NFC ada tiga, yakni Canon PowerShot SX700 HS, PowerShot SX600 HS, dan IXUS 265 HS.

Kapan kamera Canon mulai dilengkapi dengan NFC?
Sejak awal 2014.

Apa alasannya Canon meluncurkan kamera yang dilengkapi NFC? Apa kelebihannya dibandingkan dengan kamera yang tidak dilengkapi dengan NFC?
Dengan NFC, pengguna lebih mudah menghubungkan kamera dengan gadget/smartphone dan membuka aplikasi Canon Camera Window secara otomatis, melakukan pengaturan, pemotretan, dan transfer foto secara nirkabel. Hanya cukup satu sentuhan, keduanya akan terhubung.

Fitur ini dilengkapi kamera Canon sebagai salah satu strategi untuk terus mengusung teknologi yang selalu berorientasi pada tren dan perkembangan kebutuhan pengguna.

Bagaimana respons konsumen di Indonesia terhadap model kamera tersebut?
Ketiga kamera itu mulai tersedia di Indonesia pada Mei mendatang dan kami yakin respons pasar terhadap produk ini akan cukup positif seiring dengan meningkatnya jumlah pengguna smartphone di Indonesia, yang membutuhkan kepraktisan saat menghubungkan kedua alat.

Apakah kehadiran kamera yang dilengkapi NFC menjadi strategi bisnis untuk menghadapi kamera selfie?
Dengan NFC, pengguna smartphone tidak hanya dapat melakukan remote shooting untuk dirinya sendiri, tapi juga dapat dioperasikan dengan jarak lebih jauh hingga 10 meter. Hal ini sangat berguna ketika fotografer ingin ikut serta dalam foto grup sehingga tidak perlu lagi menggunakan self-timer.

Siapa target pembeli kamera yang dilengkapi dengan NFC?
Target fitur NFC adalah pengguna smartphone yang menginginkan kualitas foto lebih baik dan menginginkan kemudahan memotret dengan fitur remote shooting. Namun secara umum kamera ini ditargetkan juga untuk masyarakat luas karena fitur NFC ini hanya salah satu dari sekian banyak fitur canggih lain yang memudahkan pengguna merekam momen berharga mereka dalam bentuk foto dan video yang indah dan berkualitas tinggi. Kami targetkan penjualan ketiga kamera ini hingga akhir tahun sebanyak 9.000 unit.

Lalu bagaimana dengan model kamera Canon yang tidak dilengkapi dengan NFC, adakah alternatif yang dimiliki konsumen tersebut agar dapat tersambung dengan media sosial?
Kamera yang memiliki koneksi Wi-Fi, baik kamera saku dan kamera DSLR, tetap dapat memindahkan foto dan video ke smartphone dengan menggunakan aplikasi Canon Camera Window. Aplikasi ini tersedia gratis di Google Play Store dan App Store.

Sumber.

Pilih PS 4 atau Xbox One?

Kedua konsol game besar buatan Microsoft dan Sony sudah resmi meluncur. Dengan kekuatan pada PlayStation 4 atau PS4 dan Xbox One, pembeli bebas memilih konsol yang tepat untuk bermain game. Christ Grant, editor situs game Polygon.com, memberikan pendapatnya dalam menentukan konsol game yang sesuai dengan "kebutuhan" penggunanya.

Menurut Grant, sebenarnya menentukan antara PS4 dan Xbox One cukup mudah. Jika pengguna tertarik pada pengalaman bermain game, PS4 merupakan pilihan yang terbaik. Grant mengatakan, pihak ketiga (pengembang game) dalam waktu dekat ini juga akan meluncurkan sejumlah game untuk PS4.

Namun, jika gamer lebih tertarik pada hiburan dan media, Xbox One bisa jadi pilihan yang sempurna. Grant mengatakan, Xbox One adalah konsol yang lebih mirip seperti platform media.

"Xbox One juga memiliki sistem gaming yang baik, bahkan yang terbaik tahun ini. Namun, perbedaan harga yang sedikit lebih mahal dari PS4 bisa membuat gamer berpikir ulang untuk memilihnya," kata Grant.

Dikutip dari situs ABC News, Sabtu, 23 November 2013, selain fitur dan sistem, pilihan game yang tersedia juga bisa jadi pertimbangan pada pembeli. Jika pemain tertarik dengan game Halo, Forza Motorsport 5, dan Killer Instinct, pilihan akan jatuh pada Xbox One. Akan tetapi, jika tertarik pada Little Big Planet atau God of War, PS4 bisa jadi pilihan.

Grant menganggap, saat ini Microsoft mungkin lebih unggul dengan kehadiran sejumlah game besar untuk konsol Xbox One. Namun, menurut dia, itu tidak akan berlangsung lama.

Entah sistem atau game yang akan jadi pilihan bagi para pembeli, itu semua tergantung pada "kebutuhan" gamer itu sendiri. Kedua konsol tersebut memiliki kekuatan yang berbeda. PS4 memberikan pengalaman bermain game dengan grafik yang lebih baik. Sementara, Xbox One dilengkapi dengan media dan fitur hiburan yang bisa dimiliki oleh seluruh keluarga.

Sumber.

Empat Cara Agar Baterai Ponsel Tahan Lama

Banyak kegunaan yang bisa dilakukan ponsel. Bukan hanya melakukan panggilan telepon dan ber-SMS, tapi juga mendengarkan musik, internetan, dan bermain game. Secara otomatis, daya baterai pasti akan terus berkurang seiring dengan penggunaan ponsel. Padahal, mungkin Anda baru mengisi dayanya beberapa jam lalu.

Baterai ponsel sebenarnya bisa bertahan cukup lama jika cermat menyiasatinya. Dikutip dari situs Which, Jumat, 22 November 2013, ada beberapa hal langsung yang bisa membantu daya ponsel bertahan lebih lama. Berikut ini rinciannya:

1. Jangan Gunakan Ponsel Saat Mengisi Daya
Kebanyakan orang mengisi daya ponselnya semalaman agar beterai selalu terisi penuh. Padahal, baterai Li-ion memiliki sirkuit internal yang secara otomatis dapat menghentikan proses pengisian jika sudah penuh. Namun pengisian daya yang berlebihan bisa membuat ponsel jadi panas. Selain itu, jangan menggunakan ponsel saat proses pengisian daya berlangsung. Hal tersebut dapat membingungkan sirkuit pengaman karena harus membagi daya saat pengisian dan melakukan tugas ponsel.

2. Optimalkan Daya Baterai
Sebaiknya ponsel diisi daya ketika masih sisa sekitar 40 persen dan isi kembali hingga 80 persen. Jika ponsel akan digunakan secara aktif, daya beterai antara 40 hingga 80 persen akan membuat daya ponsel lebih optimal.

3. Ponsel Tidak Boleh Terlalu Panas
Suhu ponsel sering naik ketika proses pengisian daya berlangsusng. Jika sudah begitu, daya beterai menjadi semakin cepat berkurang. Sebaiknya lepaskan pelindung jika ponsel Anda menggunakannya. Selain itu, jangan tinggalkan ponsel di ruang yang terlalu panas atau terpapar sinar matahari langsung.

4. Efektif Menggunakan Ponsel
Jika Anda tidak menggunakan ponsel untuk sementara waktu, simpan ponsel dengan daya baterai sekitar 40-50 persen di tempat yang sejuk. Setelah itu, matikan ponsel Anda untuk penyimpanan daya baterai. Cara ini cukup efektif untuk menghemat daya baterai, terutama di kantor saat Anda harus fokus dengan pekerjaan.

Sumber.

Populer, Jokowi Jadi Jagoan dalam Game

Nama Jokowi alias Joko Widodo memang sedang naik daun. Selain karena jabatannya sebagai gubernur ibu kota, Jokowi semakin tenar setelah berencana mencalonkan diri sebagai presiden pada pemilu capres nanti.

Ternyata kepopuleran Jokowi dimanfaatkan sejumlah pengembang game. Beberapa dari mereka mengadaptasi game yang sudah ada, kemudian Jokowi diubah jadi tokoh utamanya. Game Jokowi ini juga banyak sekali di toko aplikasi Google Play. Apa saja?

1. Jokowi Jumper
Game yang dikembangkan oleh Jeanette Esther ini berada di nomor satu toko aplikasi Google. Jagoan dari partai berlambang banteng ini dibuat dalam versi kartun, kemudian harus melompat dari satu bidang ke bidang lain. Selain harus naik ke atas, Jokowi perlu mengumpulkan koin yang tersebar di area permainan. Sepanjang permainan pun Jokowi perlu menghindari bom. Jika koin sudah cukup terkumpul, Jokowi bisa berkalibrasi.

Game ini sudah ada di Play Store sejak 31 Maret 2014 dan sudah diunduh lebih dari ribuan pengguna. Penilaiannya juga cukup bagus, yaitu empat setengah bintang dari skala lima.


<!--More-->

2. Ayo Jokowi
Konsep game ini sama dengan Flappy Bird yang sempat populer beberapa waktu lalu. Namun, bedanya latar belakang adalah ikon kota di Indonesia. Motiolabs Studio sengaja membuatnya agar lebih Indonesia ketimbang game Jokowi lainnya. Cara bermain, pemain hanya perlu mengetuk-ketuk layar ponsel agar Jokowi bisa terbang. Tapi, "Jangan sampai Jokowi pusing tujuh keliling karena sering jatuh."

<!--More-->

3. Jokowi Versus Obama
Game membawa nama besar bertaraf internasional, Barack Obama. Pada halaman depan, terpasang Jokowi dan Obama yang sedang mengendarai Vespa, lengkap dengan bendera masing-masing negara. Tak hanya itu, di depannya tertulis "Jokowi for Presiden. #akurapopo #jokowiRI1".

Jokowi dan Obama harus beradu main ping pong dengan konsep yang lebih modern. Meski ada dua tokoh, pemain tidak bisa memilih dan harus menggerakkan Jokowi untuk melawan Obama. Di sepanjang permainan, akan terdengar lagu berjudul Mr Presiden yang sengaja disisipkan oleh pengembangnya, Inkubator Bisnis Berbasis Komunikasi.

<!--More-->

4. Game Pemilu 2014
Game ini diluncurkan beberapa saat sebelum pemilu berlangsung. Game ini menampilan wajah-wajah yang merupakan jagoan dalam tiap partai, seperti Jokowi dan Megawati, Jusuf Kalla, Abu Rizal Bakrie, Prabowo, Dahlan Iskan, Surya Paloh, bahkan Rhoma Irama.

Pemain bisa memilih "Capres Idaman" dari foto yang disediakan berserta informasi personalnya. Selain itu, pemain juga bisa bermain game puzzle sederhana yang tersedia di dalamnya dengan menyertakan bendera partai.

<!--More-->


5. Jokowi"Melompat seperti Jokowi untuk membuat kehidupan lebih baik" adalah deskripsi singkat dari game Jokowi selanjutnya. Lewat game ini, Jokowi yang mengenakan kemaja kotak-kotak ciri khasnya melompat-lompat di atas gedung. Warna game ini pun lebih cerah. Sesekali terlihat Monas yang menjadi latar. Game ini ada di Play Store sejak 11 Februari 2014 lalu dan sudah diunduh sebanyak lebih dari seribu orang. Namun, dibanding game Jokowi Jumper, penilaian game ini lebih rendah, yaitu empat bintang dari skala lima.

Sumber.

Sony Xperia T2 Ultra, Ponsel Jumbo Kelas Menengah

Pada awal tahun ini Sony secara resmi meluncurkan Sony Xperia T2 Ultra. Memiliki layar jumbo seluas 6 inci dengan ketebalan hanya 7,6 milimeter, telepon seluler pintar ini ditujukan bagi pasar berkembang.

Mungkin Anda masih ingat akan Sony Xperia T, yang diperkenalkan pada September 2012. Ponsel ini kala itu sangat populer lantaran dipakai oleh agen rahasia Inggris, James Bond, dalam film Skyfall.

Nah, Sony Xperia T2 Ultra ini adalah penerus keluarga Xperia T tersebut. Namun, dari segi fisik, desain, dan kemampuan, ponsel ini memang jauh berbeda dengan pendahulunya itu.

Yang paling kentara adalah layarnya yang berukuran XXXL beresolusi 720p dengan teknologi Triluminous LCD Display. Bandingkan dengan Xperia T milik James Bond, yang hanya berukuran layar 4,55 inci.

Sony menyebut Xperia T2 sebagai “evolusi terbaru desain ponsel pintar berlayar jembar”. Ponsel ini lebih ditujukan bagi pengguna kelas menengah. Harganya ada pada kisaran Rp 5 juta.

Meski tak termasuk sebagai ponsel papan atas, seperti keluarga Sony Xperia Z, Xperia T2 Ultra tetap mengusung fitur hiburan cukup komplet, sebut saja misalnya Sony Album, Walkman, dan Movie Apps.

Supaya layar 6 inci dapat dieksplorasi secara maksimal, Xperia T2 Ultra juga mengusung teknologi HD IPS Triluminous khas Sony, yang membuat tampilan layar terlihat lebih tajam dan jernih.

Selama sepekan terakhir, Tempo sempat mencoba Sony Xperia T2 Ultra yang bobotnya sekitar 173 gram ini. Kesan mewah tetap terpancar di ponsel menengah yang mengambil desain keluarga Xperia Z ini.

DESAIN DAN LAYAR

Sony Xperia T2 Ultra sepintas terlihat menyerupai keluarga Xperia Z. Bodinya tipis, elegan, dan tampak mewah. Perbedaan yang mencolok adalah bahan yang digunakan.

Sementara Xperia Z menggunakan bahan metal di sekelilingnya dengan kaca di bagian belakang, T2 Ultra memakai bahan plastik. Namun, lantaran plastik tersebut dibuat glossy, ia jadi terlihat seperti kaca.

Perbedaan lain dengan Xperia papan atas adalah, T2 Ultra tak dilengkapi dengan fitur tahan air dan debu. Jadi, jangan pernah mencemplungkan ponsel ini ke dalam air, karena memang tak dirancang kedap air.

Layar 6 inci T2 Ultra berjenis TFT. Resolusinya 1.280 x 720 piksel, namun sekitar 80 piksel pada bagian bawah digunakan untuk tombol virtual: Home, Multitasking, dan Back.

Layar T2 Ultra tak terlalu istimewa. Dengan resolusi 720p, memang ia tak setajam layar 1.080p. Secara sepintas, tak terlihat bedanya. Hanya, ketika membaca e-book atau file PDF, barulah terlihat perbedaannya.

PERFORMA

Xperia T2 Ultra diperkuat dengan sistem operasi Android 4.3 Jelly Bean dengan user interface buatan Sony. Multitasking, app launcher, dan installer berjalan mulus tanpa hambatan.

Di bagian belakang, Sony menyematkan kamera berkekuatan 13 megapiksel. Hasilnya cukup bagus. Tapi, bila dibandingkan dengan kamera ponsel premium seperti Galaxy S4 atau LG2, hasilnya masih kalah.

Xperia T2 Ultra yang dicoba Tempo diperkuat dengan prosesor MSM8228 quad-core. Kecepatannya 1,4 GHz dengan RAM 1 GB dan memori 8 GB, yang bisa ditambah hingga 32 GB berkat slot kartu micro-SD.

Secara keseluruhan, performa T2 Ultra memuaskan. Meski peranti keras yang diusung hanya kelas menengah, tak ada jeda saat digunakan. Begitu pula ketika bermain game, semua berjalan mulus.

Dengan baterai berkekuatan 3.000 mAh, Xperia T2 Ultra dapat digunakan seharian penuh. Berjalan di jaringan 3G, ponsel ini tahan melek hingga kurang-lebih 20 jam.

KONKLUSI

Jika Anda sedang mencari ponsel pintar dengan layar jembar, Sony Xperia T2 Ultra adalah salah satu yang terbaik di kelasnya. Desainnya yang elegan dan tipis membuat ponsel ini terasa premium.

Hanya, harganya yang di kisaran Rp 5 juta semestinya bisa lebih rendah. Sebab, peranti keras yang disuguhkan bukanlah yang terbaik. Selain itu, T2 Ultra tak dilengkapi dengan fitur tahan air dan debu.

Sumber.