Banyak kegunaan yang bisa dilakukan ponsel. Bukan hanya melakukan panggilan telepon dan ber-SMS, tapi juga mendengarkan musik, internetan, dan bermain game.
Secara otomatis, daya baterai pasti akan terus berkurang seiring dengan
penggunaan ponsel. Padahal, mungkin Anda baru mengisi dayanya beberapa
jam lalu.
Baterai ponsel sebenarnya bisa bertahan cukup lama jika cermat menyiasatinya. Dikutip dari situs Which, Jumat, 22 November 2013, ada beberapa hal langsung yang bisa membantu daya ponsel bertahan lebih lama. Berikut ini rinciannya:
1. Jangan Gunakan Ponsel Saat Mengisi Daya
Kebanyakan
orang mengisi daya ponselnya semalaman agar beterai selalu terisi
penuh. Padahal, baterai Li-ion memiliki sirkuit internal yang secara
otomatis dapat menghentikan proses pengisian jika sudah penuh. Namun
pengisian daya yang berlebihan bisa membuat ponsel jadi panas. Selain
itu, jangan menggunakan ponsel saat proses pengisian daya berlangsung.
Hal tersebut dapat membingungkan sirkuit pengaman karena harus membagi
daya saat pengisian dan melakukan tugas ponsel.
2. Optimalkan Daya Baterai
Sebaiknya
ponsel diisi daya ketika masih sisa sekitar 40 persen dan isi kembali
hingga 80 persen. Jika ponsel akan digunakan secara aktif, daya beterai
antara 40 hingga 80 persen akan membuat daya ponsel lebih optimal.
3. Ponsel Tidak Boleh Terlalu Panas
Suhu
ponsel sering naik ketika proses pengisian daya berlangsusng. Jika
sudah begitu, daya beterai menjadi semakin cepat berkurang. Sebaiknya
lepaskan pelindung jika ponsel Anda menggunakannya. Selain itu, jangan
tinggalkan ponsel di ruang yang terlalu panas atau terpapar sinar
matahari langsung.
4. Efektif Menggunakan Ponsel
Jika
Anda tidak menggunakan ponsel untuk sementara waktu, simpan ponsel
dengan daya baterai sekitar 40-50 persen di tempat yang sejuk. Setelah
itu, matikan ponsel Anda untuk penyimpanan daya baterai. Cara ini cukup
efektif untuk menghemat daya baterai, terutama di kantor saat Anda harus
fokus dengan pekerjaan.
Sumber.


Posting Komentar